Apa yang dimaksud dengan Satelit Alami

Satelit alami adalah benda langit apa pun yang mengorbit planet. Sebagai pedoman umum, satelit lebih kecil dari planet.

Tidak semua satelit alam itu sama, karena nyatanya ada yang padat, mengkilat, buram dan ada pula yang berukuran besar. Perlu dicatat bahwa planet-planet dapat memiliki satelit alami yang berbeda, sedemikian rupa sehingga satelit dan planet disatukan melalui gaya gravitasi yang bertindak secara timbal balik.

Sebagian besar planet di tata surya memiliki setidaknya satu satelit alami (Merkurius dan Venus adalah pengecualian untuk aturan ini).

Satelit alami tata surya

Planet Bumi hanya memiliki satu satelit, Bulan. Sebaliknya, Mars memiliki dua, Phobos dan Deimos. Jupiter adalah planet kelima di tata surya dan di orbitnya ada total 64 satelit (Callisto, Io, Ganymede dan Europa adalah yang paling terkenal). Sehubungan dengan Uranus, satelitnya adalah Titania, Ariel, Miranda, Oberon, dan Umbriel.

Satelit Saturnus memiliki karakteristik yang unik, karena kepadatannya sangat rendah, memiliki cahaya yang intens dan dinamika orbitnya tidak homogen (ada satelit coorbital, Shepherd, dan Trojan). Di sekitar Neptunus ada total 14 satelit, di mana Triton adalah yang terbesar dan ditemukan pada tahun 1846.

Di galaksi kita beberapa satelit alami menarik perhatian para astronom karena kelangkaannya. Jadi, Ganymede memiliki medan magnetnya sendiri, Callisto memiliki jumlah kawah terbesar, dan Epimetheus dan Janus berputar mengelilingi Saturnus dalam orbit yang sama.

Seperti dapat dilihat, nama benda langit yang berbeda didasarkan pada mitologi Yunani dan Romawi. Namun, para astronom tidak menggunakan denominasi mitologis apa pun, melainkan mencoba untuk memiliki hubungan antara apa yang dilambangkan mitos dan bintang (misalnya, Helios mewakili Matahari, karena bertugas membawa panas dan cahaya ke Bumi).

Di luar angkasa juga ada satelit buatan

Satelit buatan adalah satelit yang dibuat oleh manusia. Satelit buatan pertama yang dikirim ke luar angkasa adalah Sputnik dan diluncurkan pada tahun 1957 dalam konteks apa yang disebut perlombaan antariksa antara Uni Soviet dan Amerika Serikat. Sputnik memiliki sistem telekomunikasi yang memancarkan sinyal radio yang dapat diterima di Bumi.

Saat ini ada sekitar 2.500 satelit yang beroperasi dan untuk tujuan ilmiah, militer, meteorologi atau telekomunikasi. Bagaimanapun, satelit buatan memungkinkan komunikasi antara dua orang yang terletak di mana saja di planet ini.

Menarik lainnya

© 2022 Pengertian Apa-itu.net